GENGSI vs BERGENGSI

GENGSI vs BERGENGSI

Mengutip alm. Bob Sadino, salah satu dari konglomerat di Indonesia yang berkata lebih kurang seperti ini:
“Kamu itu pamit kerja berangkat pagi, leher ditali dasi, kaki dibungkus sepatu, kerja sampe malam tapi gaji pas-pas an. Kmau kerja apa dikerjain?”

Kebanyakan dari kita memilih kerja yang lebih mengutamakan gengsi. Penampilan rapi, ngantor tiap hari di ruangan ber-AC tapi kemana-mana cuma naik sepeda motor atau kalaupun naik mobil itupun inventaris kantor. Yang sebenarnya tanpa disadari kehidupan BERGENGSI jauh dari mereka karena mereka memiliki hidup yang biasa saja sama seperti KEBANYAKAN orang pada umumnya.

Apakah kita sebenarnya suka bangun pagi-pagi, memaksakan diri untuk segera berbenah dan berangkat ke kantor padahal nyawa kita sebenarnya masih ingin berada di tempat tidur?
Kalau mau jujur sebenarnya PASTIlah kita TIDAK SUKA.
Tapi kita DIPAKSA oleh keadaan, takut oleh pimpinan/boss, takut dipecat sedang cicilan ini itu masih menumpuk.
Kenapa kita tidak memilih kerja dimana kita memiliki otoritas penuh atas diri kita tanpa takut oleh pihak otoritas?

Di HWI kita adalah pemilik bisnis kita sendiri, penentu sukses kita sendiri, dan juga penentu waktu kerja kita.
Kita ngga perlu bangun pagi-pagi, memaksakan kantuk kita untuk berangkat ke kantor.
Kita bisa bangun siang setelah puas tidur dan kerja tanpa harus berpenampilan rapi karena modal kita berbisnis bisa lewat HP atau gadget.
Walaupun kita belum mandi, belum gosok gigi, rambut masih awut-awutan…kita sudah bisa berhadapan dengan pelanggan kita. Karena kita berbisnis, bertransaksi bisa lewat HP atau gadget saja sehingga lawan bicara kita tidak bisa melihat diri kita seperti apa.

Coba kita main perbandingan…
Seandainya kita sales sepeda motor…harus memenuhi target berapa? Harus mampu menjual sepeda motor berapa?
Seandainya kalau dalam setiap bulannya sales sepeda motor tersebut hanya mampu menjual 1 sepeda motor saja, konsekuensi apa yang bakal diterima oleh sales tersebut? Mungkin Surat Peringatan atau bahkan dipecat kalau terlalu lama.
Sedangkan di HWI, dengan omzet kurang dari 15 juta itupun dikerjakan secara tim alias borongan…maka kita akan diganjar dapat jalan-jalan GRATIS ke LUAR NEGRI tiap 6 bulan sekali.

Wowwwww…!!!
Masih mikir mau gabung di HWI?
Pikir terus aja…mikir ngga bakal bisa melunasi tagihan Anda.
Semakin Anda menunda, maka semakin lama Anda mencapai sukses Anda dan bisa jadi tetangga Anda atau bahkan saudara Anda sukses terlebih dahulu di HWI karena mereka memutuskan dengan lebih cepat.

So…???
Tunggu apa lagi!!!
Segeralah bergabung dengan komunitas sukses kami!